Malam dingin itu…sempat saya keluar dr rumah untuk melihat halaman luas ketika malam hari dan beberapa bintang..tiba2 terdengar percakapan seorang ibu dengan anak laki2nya
Ibu: Le…lagi dimana sekarang
Anak : di Angkot bu…( perkiraan saya, karena tak terdengar
)
Ibu : Ooo..diangkot, ya udah ya le..ntar ibu telfon lagi beberapa menit lagi..wass
Anak: Waalaikum salam ( Perkiraan saya lagi
)
Entah kenapa, saya berniat sekali mengetahui apa yang sedang terjadi, karena terlihat ibu yang sangat mencemaskan anaknya…..( dan beberapa menit setelahnya…)
Ibu : Ass…Le, dah di kos blm???
Anak : Wa’alaikum Slm, Udah bu…( perkiraan lagi..hehe)
Ibu : Le..ibu mo nanya..Le sayang ma ibu ndak???
Anak : Sayang bu
Ibu : Alhamdulillah, le ibu khawatir sekali ttg pergaulan disana., le paham kan?Le..ibu pengen kamu masuk dalam jamaah….
Anak : Tapi saya mau fokus pelajaran bu..?
Ibu : Boleh fokus, tapi harus tetap seimbang..Le disini ibu nggak tenang, Le paham kan apa yang dimaksud ibu…Gabunglah le sama temen2 Masjid…yo Le?
Le, ibu khawatir sekali..le tolong ya le..ikut ngaji di sana ya Le…maksud Ibu yang intensif…Tau kan Le?disana ada kan le??Mau ya Le?
Anak : Iya bu, insyaalloh
Ibu : Alhamdulillah, setidaknya ketika ibu denger ini, bisa ngurangin kekhawatiran ibu,le…Le sayang kan sama ibu…sama Alloh???
Anak : Iya bu
Ibu : Ya udah..ati2 ya Le…nanti ibu telfon lagi, menanyakan perkembangannya
Klik……
Entah kenapa..begitu mengesankan pembicaraan yang baru saya dengar, Begitu sayangnya seorang Ibu…untuk menyelamatkan anaknya dari api neraka…Begitu sayangnya seorang Ibu terhadap anaknya untuk terhindar dari dosa besar karena melalaikan kewajiban untuk mengaji dan mengkaji..ketika di dalam hati seorang ibu berkata:
” Saya bertanggungjawab atas semua nya…semua yang terjadi pada anak saya, saya menginginkan Anak Sholeh itu”..dan keinginan kesholehan itu,..akan menjadi jalan yang sangat cepat Sang Ibu menuju surgaNya…dan ketika KeSholehan seorang Anak menjadi suatu Amal yang tidak akan terputus doany bagi seorang Ibunya
Saat Harapan Itu ingin diwujudkannya,,..Doa2 dan lantunan rintihan di hatinya tak henti2 kpd Alloh..
Saat Harapan itu ingin diwujudkannya..jiwa dan Raganya siap dikorbankannya demi Keinginan Mulia itu
-Zi-……( Ketika harapan Itu Masih Ada
)
Posted by Koko on Juli 9, 2008 at 4:35 am
jadi teringat belum nelepon ibu saya..
Posted by zizah on Juli 9, 2008 at 9:35 am
Ayo…makanya semptkan untuk berkomunikasi barang 5 menit aja
Posted by ziq on Juli 9, 2008 at 12:06 pm
Hmmmm……Trim’s, tulisannya jadi penyemangat.
Posted by widi on Juli 12, 2008 at 8:14 am
assalamu alaikum… gimana kabarnya zi?
tulisin artikel tentang skripsi dunk..biara semangat.hehe
Posted by yulia usmadi on Agustus 1, 2008 at 5:22 pm
wah tulisannya,,mm,, jadi inget orang2 rumah,,
jadi pengen nangis hehe