Ketika semua Datang Tanpa Rencana..

Perjalanan ke Jakarta waktu itu 28 Oktober 2008, benar-benar di luar rencana…Dan…entah kenapa, kereta apilah yang saya pilih waktu itu, dengan segala kenekatannya..jarang sekali saya menggunakan transportasi ini, karena menurut saya, sangat repot..harus beli karcislah, harus nunggu di stasiunlah dan melihat pemandangan yang berbeda tentunya. Semuanya terasa berjalan seperti ada yang menggerakkan, bukan dari kemauan hati ini dan rencana semula..Yah itulah permainan duniawi yang kadang kita lupa bahwa ada yang menggerakkan kita di dunia ini….

Dari proses menunggu kereta, mulailah perenungan di tempat duduk sendiri…dengan perlengkapan jajan yang cukup banyak dan Koran di tangan, itulah cara menghilangkan kesepian saat nunggu..bosan juga, kemudian tetap dengan kebingungan lainnya…benarkah saya menunggu di sini, jalur berapa kereta yang akan saya naiki, nanti saya duduk dengan siapa…kereta oh kereta..eh zizah oh zizah….. Lanjutkan membaca

Gerbang langit itu Bernama CINTA

23 tahun yang lalu jam 7.50……

jam 8.50 imam kita membisikkan adzan dan iqomah..ibu sadar dan saat itu bayi dengan bibir merah didekatkan ke ibu, sedikitpun tidak ada rasa sakit, yang ada bahagia sampai saat ini

( sms ibu, 27 Oktober 2008..08.50)

Insyaalloh mba, yakin sama penggenggam dunia ini pasti akan memberikan yang terbaik.Insyaalloh..

( sms ibu, 27 oktober 2008 …12.30) Lanjutkan membaca

Amanina…

Bismillah….

Eitzz…entah gmna ..saya bs terinspirasi aja pengen majang ni foto, bukan karena yang terlihat seperti yang diperkirakan….tp zi seneng aja, temen2 AMANINA bs kumpul lagi…kapan lagi coba… ketika Angkatan 1 AMANINA lama-lama habis satu per satu, karena “diambil” oleh suaminya…..termasuk dr. RINA ini… yang ke berapa ya ini dari anggota semuanya….

Kangen ma Amanina….

* 8 * Kematangan Pribadi

Perjalanan itu mungkin tak dapat diulang kembali…Jogja-Temanggung, menghadiri walimatul ‘Ursy seorang Qiyadhah di kampus dahulu…Ketika kembali dipertemukan dengan teman2 satu Visi Misi..

Rindu kembali untuk mengatur kembali jam yang telah terlewati..

Menikmati butir-butir perjalanan dakwah …

Tetap seperti dahulu, senyum ramah,hati yang bersih, hijab yang rapih, visi yang sama

Bercerita kembali di ranah yang berbeda..untuk menyongsong 2009 di setiap tempat…Kadang rindu untuk berkumpul di Mushola Al-Ardhu itu lagi, hijab hijau yang besar, Lantai putih dan sekumpulan orang yang duduk menyila…

“Habis ini mau kemana Zi?” —” Langsung pulang?”—” Kuanter sekalian ya?”

Sapaan hangat dan sambutan yang sangat luar biasa…Ukhuwah itulah yang baru saya rasa hasilnya, ketika lama tak berjumpa…Perjalanan untuk mengantarpun,jadi 4 orang yang mengiringi…

Doa itu tiba-tiba saja mengalir:

“Ya Alloh, Damaikanlah Saudara-saudaraku dengan Keimanan kepadaMu…

“Ya Rahman, Sayangilah mereka, sebagaimana mereka menyayangi saudara2 seperjuangannya

“Ya Ghofur, Ampunilah serentetan kejadian yang tak Kau Ridhoi dalam Perjalanan Dakwah dahulu kami

—-dan Ridhokan kami untuk memiliki 8 Kematangan Pribadi—–

1. Kematangan Orientasi ( ma’rifah )

2. Kematangan Spiritual ( Aqidah)

3. Kematangan Emosional ( Akhlaq)

4. Kematangan Sosial ( Ukhuwah )

5. Kematangan Intelektual (“ilmiy)

6. Kematangan Fisik (Jasadiyah )

7. Kematangan Kinerja (‘amaliyah )

8. Kematangan Finansial ( ma’isyah )

— Ya Robbi, bantu Hamba untuk mengkondisikan Ruhiyah ini—

Menjadi “Little Star”

Biarlah hujan itu Melayani tanah yang Kering

Membangkitkan makhluk kecil di dalamnya

Untuk mengucapkan “terimakasih”

Mungkin di situlah dia akan mendongak

yah..”semut-semut ” itu…..

Ada kalanya dia akan sangat bahagia dan sangat tersiksa berada di bawah

Tapi ketersiksaannya itu yang menjeritkan suara Hatinya

Saya Ingin Menjadi Little Star-

Kecerdasan Gadis Kecil itu…

( ILmi Jasmine AzzahRa )

Cerita tentang kecerdasan seorang anak..bernama Ilmi Jasmine Az-zahra, Gadis kecil kelas 1 SD Al-Azhar Jogja. Wajahnya yang mirip dengan anak Korea, membuatnya sangat dikenal di lingkungannya, mata yang sipit dan kulitnya yang bewarna putih kekuningan, dengan rambut tipis berwarna agak kecoklatan……

Perbendaharaan kosakata yang sangat banyak, entah darimana asalnya, toh kalo dirunut pola asuhnya, ibunya sangat pendiam dan keberadaan bapaknya hanya 2 minggu sekali dalam sebulan pulang ke Jogja…sampai ibunya pernah mengomentari putri kecilnya ini.”Mi, kok Ilmi banyak ngomong sih?, mama kayaknya gak pernah ngajarin, ilmi kok ga kayak mama ya, banyak aja tingkahnya, gak bisa diem”

Dengan santainya gadis cerdas itu menjawab” Ilmi kan bukan hanya anak mama, ada papa juga…coba Tanya papa, apa papa juga banyak omong apa gak, apa papa banyak tingkahnya apa gak?” jawab Ilmi dengan cerdas..Subhanalloh, mamanya yang mendengar sampai berdecak kagum…… :)

Postingan ini saya buat, untuk mengenang kebersamaan kita di Jogja dulu…seminggu sekali setidaknya, saya menengok sepupu kecil ini….Begitu cerdasnya, begitu atraktifnya…sampai-sampai, ketika dia akan masuk TK, di saat ibu dan anaknya mendengarkan pengarahan dari KEpala Sekolah TK, Ilmi malah kabur main bola sama temen2 TK pria nya, sampai sang Ibupun kewalahan mencari kemana anak ini pergi….. :D

Beberapa celotehan Gadis kecil ini yang kadang mbuat kangen, :

  1. “Mah, Mbak Zizah dateng mah….ayo Mah Keluar“ bener2 tergopoh2 untuk menyambut kedatangan saya…(halah) :) Lanjutkan membaca

Catatan WaKtU dari Nya

Pengalaman hidup menjadi penting, manakala kita dapat mengambilnya sebagai sebuah kebaikan yang terus menerus. Dimanapun, bersama siapapun dan dalam kondisi apapun..jangan pernah terlewatkan itu sebagai sebuah pengalaman hidup yang tak pernah terulang lagi….

Alloh, mengulang berkali-kali menyiratkannya dalam Al-Quran

Demi Waktu Dhuha…..

Demi Waktu..

Demi malam apabila telah menutupi….Demi siang apabila telah benderang

Demi Fajar..Demi malam yang sepuluh ( malam 10 hari terakhir di bulan Ramadhan)..Demi yang genap dan yang ganjil..Demi malam apabila telah berlalu

Demi langit dan yang datang pada malam hari…..

Subhanalloh, tak pernah main-main, ketik Alloh menciptakan sebuah nikmat kesempatan…Tidak pernah terulang untuk 2 kali

Sampai orang-orang zalim mengatakan kepada Tuhan nabi Muhammad ( Alloh):

“Ya Tuhan Kami , berilah kesempatan kembali ke dunia walaupun sebentar, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti Rosul…“ ( Qs. Ibrahim:44) Lanjutkan membaca

Mengelola Rindu dengannya..

Mencintai lah sekadarnya

karena itu yang akan memisahkan kita denganNya….

apapun bentuknya….

Kelola lah Rindumu dengan seseorang

Karena mereka tetaplah makhlukNya….

Sayangilah cintamu dengan porsi yang sederhana

Karena berlebihan itu takkan pernah”enak” hasilnya

nb: ” Anakku yang Sholehah, maafkan ibu bapak ya..belum bisa mengajarkan Al-Quran dengan baik, tapi kita tetap bangga dengan hasil ini, semoga anaknya ibu, bisa jadi investasi kami di akherat nanti”

 

IradHah ALLoH

Iradhah Alloh……………

Iradhah Alloh kadang dianggap oleh sebagian orang adalah kekuasaan Alloh atau kehendak Alloh..Jarang kemudian ada yang mematrikan dalam hati bahwa.. Iradhah Alloh adalah kekuasaan Alloh yang terbaik buat HambaNya…..

——– Ketika ada sepenggal cerita, tentang KALUNG ANNISA——————

Suatu Hari di Supermarket, Anisa bersama ibunya pergi belanja kebutuhan sehari-hari. Kebiasaan keluarga ini adalah mencatat apa yang ingin dibelinya, termasuk keinginan Annisa. Annisa memesan ibunya beli kaos kaki warna pink berenda yang sangat ditaksirnya sejak beberapa bulan lalu. Lanjutkan membaca

Niatkan I’tikaf Sedini Mungkin

Niatkanlah I’tikaf mulai hari ini……

I’tikaf bertujuan untuk mendekatkan diri dengan Alloh di masjid, mengenai waktu tidak harus malam, kapanpun. Bisa antara waktu Shubuh sampai Dhuhur atau waktu Dhuha tiba…atau Waktu Dhuhur sampai waktu Ashar tiba.

Kecuali, I’tikaf untuk menyambut malam Lailatul Qadar.. namanya juga Lailatul Qadar, pasti malam hari..ya kalo ini Itikaf dilakukan Ba’da Isya sampai Shubuh..Apa yang perlu diperhatikan??:

  1. Niatkan untuk beribadah pada Alloh
  2. Malam Lailatul Qadar menurut beberapa hadits terjadi pada malam 5 terakhir ganjil yaitu 21, 23, 25, 27 dan 29…… Lanjutkan membaca