Hidup itu memang harus Memilih

“Zah …dicari Pak eko”……kata salah satu temen saya….kujawab aja” Knapa …Pak eko,  nanyain kabar zizah Ya??:)” heheh…

“Bukan, mo dikasih kerjaan kali” kata temen…

Langsung deh yang terpikir cuman….kapan aku bisa keluar dari”Rumah” ini kalo yang ada seperti ini terus…aku mo konsen ke pendaftaran S2-ku….

Langsung deh hari itu, pencarian beliau…di ujung manapun kucari beliau..dan hari itu beliau cuman sms…Maaf saya baru saja keluar, coba zizah hubungin Pak ***

Alllah…..ya udah langsung aq pulang kos, kutunggu besok………………

dan akhirnya ketemu Pak*** di ruangannya dan beberapa asistennya…dan intinya dari pekerjaan itu saya harus ke  salah satu Kota Besar di Daerah Sumatera..selama 10 hari…

Trus: gmana dunks:1. Praktikum – praktikum itu

                                    2. Ngurus tetek mbengek S2 dan paling lambat tgl 15 Desember 2007

                                    3. Kursus TOEFL ku, dll

Akhirnya kutelpon asistenku..dan beliau jawab” Terserah Mbak Zizah, tp yang pasti S2nya harus dibenerin…harus diurus, Ibu gak mau tau…”

Memang sih S2 adalah awal dari gerbangku setelah wisuda..tp jadi kayak gini…..

Langsung kuurus surat keterangan sehat dan foto baru …kulakuin selama 2 jam…karena setelah itu Pak Dosennya pengen ketemuan ma Tim Ahli yang lain……..bener2 caapek..tapi inilah konsekuensi atau  akibat

Hidup ini memang ajang memilih…kamu mo yang mana ..dan itu resikomu ( kamu mo capek, mo banyak ngeluh, mo sakit atau terima uanag atau mo banyak pengalaman aau kehilangan semuanya…Semuanya adalah pilihan)

Semangat Zi’…..

2 responses to this post.

  1. Posted by @12U on November 28, 2007 at 2:19 pm

    Yang kita anggap pilihan mungkin ternyata bukan pilihan, tapi sesuatu yang harus di jalani, sesuai dengan kapasitas diri. Kita mungkin tidak dapat mengukur sendiri berapa besar kapasitas diri sendiri dengan akurat, tetapi DIA punya cara supaya kita sadar seberapa besar kapasitas diri kita sebenarnya, sehingga akhirnya kita akan lebih akurat untuk mengukur, walaupun mungkin kapasitas itu akan bertambah besar karena sadar ISI yang pernah masuk sebelumnya. Yang paling mengerti diri kita tidak akan memberikan ISI yang melebihi kapasitas, yang ISI-nya banyak tentu kapasitasnya besar. Tapi sedikit luberan akan menyadarkan untuk segera meninggikan dan mengokohkan tanggul…bersabarlah atas segala ujian dan nikmat-NYA… do so to who has wrote …

    Balas

  2. Wah.. turut mengirim sukses untuk kerjaannya, untuk rencana studi S2nya

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: