Saat Harapan Itu ingin diwujudkannya….

Malam dingin itu…sempat saya keluar dr rumah untuk melihat halaman luas ketika malam hari dan beberapa bintang..tiba2 terdengar percakapan seorang ibu dengan anak laki2nya

Ibu: Le…lagi dimana sekarang

Anak : di Angkot bu…( perkiraan saya, karena tak terdengar😉 )

Ibu : Ooo..diangkot, ya udah ya le..ntar ibu telfon lagi beberapa menit lagi..wass

Anak: Waalaikum salam ( Perkiraan saya lagi 😉 )

Entah kenapa, saya berniat sekali mengetahui apa yang sedang terjadi, karena terlihat ibu yang sangat mencemaskan anaknya…..( dan beberapa menit setelahnya…)

Ibu : Ass…Le, dah di kos blm???

Anak : Wa’alaikum Slm, Udah bu…( perkiraan lagi..hehe) 😉

Ibu : Le..ibu mo nanya..Le sayang ma ibu ndak???

Anak : Sayang bu

Ibu : Alhamdulillah, le ibu khawatir sekali ttg pergaulan disana., le paham kan?Le..ibu pengen kamu masuk dalam jamaah….

Anak : Tapi saya mau fokus pelajaran bu..?

Ibu : Boleh fokus, tapi harus tetap seimbang..Le disini ibu nggak tenang, Le paham kan apa yang dimaksud ibu…Gabunglah le sama temen2 Masjid…yo Le?

Le, ibu khawatir sekali..le tolong ya le..ikut ngaji di sana ya Le…maksud Ibu yang intensif…Tau kan Le?disana ada kan le??Mau ya Le?

Anak : Iya bu, insyaalloh

Ibu : Alhamdulillah, setidaknya ketika ibu denger ini, bisa ngurangin kekhawatiran ibu,le…Le sayang kan sama ibu…sama Alloh???

Anak : Iya bu

Ibu : Ya udah..ati2 ya Le…nanti ibu telfon lagi, menanyakan perkembangannya

Klik……

Entah kenapa..begitu mengesankan pembicaraan yang baru saya dengar, Begitu sayangnya seorang Ibu…untuk menyelamatkan anaknya dari api neraka…Begitu sayangnya seorang Ibu terhadap anaknya untuk terhindar dari dosa besar karena melalaikan kewajiban untuk mengaji dan mengkaji..ketika di dalam hati seorang ibu berkata:

Saya bertanggungjawab atas semua nya…semua yang terjadi pada anak saya, saya menginginkan Anak Sholeh itu”..dan keinginan kesholehan itu,..akan menjadi jalan yang sangat cepat Sang Ibu menuju surgaNya…dan ketika KeSholehan seorang Anak menjadi suatu Amal yang tidak akan terputus doany bagi seorang Ibunya

Saat Harapan Itu ingin diwujudkannya,,..Doa2 dan lantunan rintihan di hatinya tak henti2 kpd Alloh..

Saat Harapan itu ingin diwujudkannya..jiwa dan Raganya siap dikorbankannya demi Keinginan Mulia itu

-Zi-……( Ketika harapan Itu Masih Ada😉 )

5 responses to this post.

  1. jadi teringat belum nelepon ibu saya..

    Balas

  2. Posted by zizah on Juli 9, 2008 at 9:35 am

    Ayo…makanya semptkan untuk berkomunikasi barang 5 menit aja🙂

    Balas

  3. Hmmmm……Trim’s, tulisannya jadi penyemangat.

    Balas

  4. Posted by widi on Juli 12, 2008 at 8:14 am

    assalamu alaikum… gimana kabarnya zi?
    tulisin artikel tentang skripsi dunk..biara semangat.hehe

    Balas

  5. wah tulisannya,,mm,, jadi inget orang2 rumah,,
    jadi pengen nangis hehe😉

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: