Tempat Kediaman Arwah…

Cukup merinding juga untuk menuliskan judul di atas….karena ketikan tiap ketikan tuts keyboard ini, selalu terbayang kematian yang akan kita rasakan juga akhirnya..ya akhir dari semuanya..”Karena tiap2 jiwa akan merasakan kematian “……..

Lalu dimana kita setelah arwah itu dicabut dari jasad ini????
disini Ibnu Qaiyim menyediakan satu pasal dimana ia mengemukakan pendapat para ulama tentang kediaman roh, kemudian disebutkan nya pendapat yang kuat, katanya: ” Menurut kata orang, kediaman roh-roh itu ada di dalam barzakh, bertingkat-tingkat satu sama yang lain jauh sekali bedanya. Di antaranya ada roh dii puncak tertinggi di alam arwah, yaitu roh para Anbia saw. Dan roh-roh ini berbeda pula tinggi-rendahnya kedudukan mereka sebagaimana disaksikan oleh Nabi saw di malam isra’. Di antaranya pula ialah roh yang berupa burung berwarna hijau dilepaskan dalam surga sesuka hatinya( ini merupakan kata2 dari hadits itu sendiri), yaitu roh sebagian dari syuhada dan bukan semua. Bahkan ada dianatara mereka itu yang rohnya terhalang masuk surga disebabkan ia berhutang, atau karena sebab2 lainnya ( tercantum dalam Musnad, diterima oleh Muhammad bin Abdullah bin Jahsyi )

Ada pula yang terpenjara di pintu syurga, seperti tersebut pada hadits yang lain: “saya lihat saudaramu terpenjara di pintu syurga.”
Dan Ada lagi yang terpenjara di kuburannya seperti hadits mengenai pencuri kain rampasan perang yang diambilnya secara diam-diam sebelum pembagian, kemudian ia mati syahid….Astaghfirulloh

Dan ada di antara pula yang bertempat di gerbang syurga…”Para Syuhada itu akan terdiam di pantulan sebuah sungai di pintu syurga, yakni di sebuah kubah berwarna hijau , sednag makanan mereka akan dikirim dari surga di waktu pagi dan waktu sore ( Riwayat Ahmad )

Dan sebagian dari roh-roh itu ada pula yang terbelenggu di bumi,tidak dapat naik ke alam yang tinggi, karena ia adalah roh rendah yang hanya layak tinggal di bumi. Roh rendah tak akan pernah bercampur gaul dengan roh tinggi…Siapa mereka??yaitu roh yang yang selama di dunianya tak hendak berusaha mengenal Tuhannya, tak hendak mengingat, mencintai dan mendekati NYa…yaitu jiwa yang hina-dina dan setelah terpisah dari badannya , tak ada tempat yang layak kecuali di bumi itu.

Sebaliknya jiwa yang luhur yang selama di dunia selalu mengingatNya dan mencintaiNya, maka setelah terpisah dengan badannya, ia akan berada di lingkungan roh-roh yang setaraf dengannya dan akan bersama siapa yang dicintainya, baik di alam barzakh maupun di hari kiamat, karena Alloh akan mencarikan bagi roh-roh yang suci dengan pasangan yang suci pula dan menempatkannnya pada roh golongan beriman

and then…kita pada golongan yang mana????ke mana Roh kita akan bersemayam???

—zi—- 🙂

3 responses to this post.

  1. Assalamualaikum, salam kenal dari Sukabumi,
    Artieke di atas sangat menarik,
    di tunggu y kunjungan dan komentar baliknya di http://eidariesky.wordpress.com
    Bila tidak keberatan kami ingin bertukar link dengan anda,..
    untuk bertukar link, kami tungu konfirmasidari anda di PUSTAKA EIDARIESKY

    Balas

  2. Assalamu’alaikum
    ukh mau tahu ga kepAnjangan dari hadis burung hijau?main deh ketempat ane nanti ane kasih tahu
    alamatnya nih”burunghijau-mymitigasi.blogspot.com

    Balas

  3. Posted by Ramadhan saleh on April 14, 2010 at 8:02 am

    Assalamu’alaikum
    salam knl dari saya

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: