Ilmu-ILmu dari Palestine

 

1palestinaSekian pekan berlalu, tragedi Palestina menyisakan rentetan musibah, duka, kepedihan, dan masih terus berlangsung…
Muncul berbagai reaksi dari dalam negeri dan dari berbagai negeri lainnya. Ada yang menganggap remeh, ada yang biasa-biasa saja dan ada yang melampaui batas.
Sebagai ummat Islam, tentunya kita harus menyikapi segala sesuatu terkait dengan Palestina dengan bijaksana. Jangan sampai kita termasuk golongan manusia yang hanya bermodalkan semangat saja tapi jauh dari ilmu, pemahaman dan pengamalan yang shahih.
Setiap ummat Islam pastinya sedih dan marah melihat kenyataan yang ada, tapi semangat yang ada di dalam diri kita untuk membela Islam dan saudara-saudara kita seiman di Palestina jangan sampai menjadikan kita berkata dan berbuat seenaknya, keluar dari tuntunan syari’at.
 
Berikut sedikit penjelasan yang insya Allah bermanfaat untuk menambah ilmu kita tentang Islam dan terlampir bisa dibaca juga artikel Pelajaran Dari Palestina…
 
1.      Yahudi bukan Israel dan Israel bukan Yahudi !!! Ini perlu kita camkan karena sudah terlalu banyak ummat Islam salah paham tentang hakikat 2 nama ini. Israel atau Isra’il adalah nama lain dari Nabi Allah yang mulia Ya’qub ‘alaihish shalatu wassalam (baca surat Maryam ayat 58, masalah ini pernah saya jelaskan 2 tahunan yang lalu), sedangkan Yahudi adalah nama salah satu dari Bani Isra’il (anak keturunan Isra’il), saudara dari Nabi Yusuf. Bani Isra’il terbagi dua, yang baik dan yang jahat. Yang baik termasuk di dalamnya Nabi Musa, Nabi Harun, Nabi Yusya’ bin Nun, Nabi Dawud, Nabi Sulaiman, Nabi Isa ‘alaihimush shalatu wassalam, para shahabat Nabi Isa (Al Hawariyun) dll yang beriman kepada para Nabi dan Rasul setelah Nabi Ya’qub dan sebelum Nabi Muhammad ‘alaihimush shalatu wassalam. Sedangkan yang jahat termasuk di dalamnya salah satu anak Nabi Ya’qub yang bernama YAHUDZA atau biasa disebut YAHUDI, lalu ummat yang durhaka kepada Nabi Musa (seperti dikisahkan dalam surat Al Baqarah), lalu ummat yang tidak beriman kepada syari’at Nabi Isa, sampai kepada bangsa Yahudi zaman sekarang.
 
2.      Perhatikan sikap sebagian ummat Islam dalam menyikapi masalah Palestina. Dengan gegap-gempita mereka meneriakkan yel-yel, mengutuk, mencaci-maki, melaknat, menghina ISRAEL. Baca penjelasan no.1 dan pikirkan ! Sungguh sebagian ummat Islam terjebak dalam ketergesa-gesaan dan semangat tanpa ilmu. Mengutuk, mencaci-maki, melaknat dan menghina ISRAEL berarti sama saja kita mengarahkannya kepada ISRA’IL, seorang utusan Allah yang mulia, nabi Ya’qub ‘alaihish shalatu wassalam. Hati-hati, hati-hati dan hati-hati ! Belajarlah jadi muslim yang cerdas, hati-hati dan bermanhaj baik, bukan jadi muslim yang semangat tapi ceroboh. Bangsa terkutuk ini adalah musuh Allah, Rasul-Nya dan Islam, akan tetapi Allah dan Rasul-Nya SAMA SEKALI TIDAK PERNAH menggunakan lafazh ISRA’IL dalam menghinakan/melaknat/mengutuk mereka, Allah dan Rasul-Nya menggunakan lafazh YAHUDI atau BANI ISRAIL. Mengapa ummat Islam sekarang begitu buta dengan hakikat ini sehingga begitu lancangnya melangkahi sikap Allah dan Rasul-Nya ??? Taatilah Allah dan Rasul-Nya, ikuti petunjuk Allah dan Rasul-Nya, jangan gegabah dan jangan sombong, walaupun mengatasnamakan membela Islam dan Palestina !!!
 
3.      Yahudi adalah bangsa terkutuk dan terlaknat, dikutuk dan dilaknat oleh Allah dan Rasul-Nya. Menyelisihi perikehidupan mereka merupakan salah satu tujuan hidup ummat Islam, dimana kita memohonnya kepada Allah minimal 17 kali sehari semalam. Surat Al Faatihah ayat 6 dan 7 : Tunjukilah kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan (jalan) mereka yang sesat. Apa tafsir yang benar dari terjemahan ayat yang tercetak tebal ? Rasulullah langsung yang menafsirkannya (shahih, diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi) : AL MAGHDUUB (yang dimurkai) adalah Yahudi dan ADH DHAALLIN (yang sesat) adalah Nashrani.
 
4.      Bangsa Yahudi adalah bangsa pendusta, bahkan kepada sesama mereka (baca kisah masuk Islamnya Abdullah bin Salam radhiyallahu’anhu di Shahih Al-Bukhari kitab Tafsir dan Tafsir Ibnu Katsir surat Al Baqarah). Bangsa Yahudi memang bangsa yang kejam. Jangankan membantai rakyat Palestina, para Nabi utusan Allah pun diingkari dan dibunuh oleh mereka (baca surat Al Baqarah dan tafsirnya dalam Tafsir Ibnu Katsir). Bangsa Yahudi…..anak keturunan kera dan babi karena sebagian nenek moyang mereka dirubah bentuknya oleh Allah menjadi kera dan babi (baca surat Al Baqarah dan hadits-hadits Nabi yang shahih tentang masalah ini). Bangsa Yahudi…..bangsa yang sangat membenci Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan pernah berusaha membunuh beliau dengan racun. Bangsa Yahudi…..bangsa yang mencintai malaikat Mikail tetapi memusuhi malaikat Jibril ‘alaihimassalam. Bangsa Yahudi…..bangsa yang merubah isi Taurat dan Injil sekaligus bangsa yang mendustakan agama dan kitab penutup sekalian agama dan kitab, yaitu Islam dan Al Qur’an.
 
5.      Setelah kita membaca sedikit tentang hakikat bangsa Yahudi, sekarang apa salah satu solusi yang bisa kita lakukan sebagai ummat Islam untuk membantu saudara seiman kita di Palestina ? Cinta dan benci terhadap sesuatu haruslah karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, bukan karena semangat dan kepentingan pribadi/golongan semata. Cara kita untuk membantu rakyat Palestina pun harus sesuai kaidah-kaidah syari’at yang diterangkan dalam Al Qur’an dan As Sunnah. Kita punya pemerintah yang pastinya juga peduli akan masalah ini. Jangan bertindak separatis. Kita bisa menyalurkan bantuan kita dalam bentuk harta benda yang bermanfaat melalui badan-badan yang ada, selain itu tak henti-hentinya kita mendo’akan mereka dan juga setiap muslim dimanapun yang dizhalimi.
 
6.      JIHAD. Sebagian muslim di negeri ini berkobar semangat jihadnya untuk membela rakyat Palestina, tapi sayangnya lagi-lagi yang ada hanyalah semangat tanpa ilmu. Perhatikan ! Sholat wajib mengikuti cara Rasulullah, puasa wajib mengikuti cara Rasulullah, haji dan umrah wajib mengikuti cara Rasulullah, begitu juga jihad. Sungguh, orang-orang yang ngakunya ingin berjihad sama sekali tidak paham bagaimana tuntunan Rasulullah dalam berjihad. Semuanya bertindak semaunya, bahkan tidak sedikit dari mereka yang melakukan berbagai perbuatan syirik mengatasnamakan agama (yang katanya) untuk perbekalan mereka dalam berjihad. Wal ‘iyadzu billah….. Selain itu, jihad harus ditegakkan fi sabilillah, bukan fi sabilil HAMAS, bukan fi sabilil HIZBULLAH, bukan fi sabilil organisasi, bukan fi sabilil laskar, bukan fi sabilil partai !!! Jihad ditegakkan untuk meninggikan kalimat Allah, bukan untuk mencapai tujuan pribadi/golongan !!!
 
7.      HAMAS, HIZBULLAH, IRAN, SYI’AH dll. Pelajari hakikat mereka sebelum terburu-buru memuji dan menyanjung sepak terjang mereka, baca artikel terlampir tentang HAMAS. Adapun HIZBULLAH, telah jelas bagi kita melalui media massa bahwa 10 Muharram kemarin mereka berkumpul di salah satu daerah mereka MERAYAKAN HARI RAYA ‘ASYURA (Hari raya agama Syi’ah) !!! Hari raya penuh kebohongan yang mengatasnamakan Islam dan Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhuma, cucu Rasulullah. Dan umumnya pergerakan-pergerakan tersebut erat kaitannya dengan kaum Syi’ah di Iran.
 
8.      BOIKOT PRODUK ORANG KAFIR. Kembali lagi, inipun harus sesuai dengan tuntunan Al Qur’an dan As Sunnah di atas pemahaman para Shahabat Nabi. Bukan boikot serampangan yang diserukan oleh sebagian orang yang keliru dalam penerapannya. Apa yang telah Allah dan Rasul-Nya halalkan, wajib kita halalkan dan apa yang Allah dan Rasul-Nya haramkan, wajib kita haramkan. Pelajari kaidah-kaidah boikot yang diajarkan dalam Islam. Nabi bermu’amalah dengan Yahudi, makan hidangan yang disediakan Yahudi. Jangan sampai kita mengharamkan segala sesuatu yang dihalalkan oleh Allah dan Rasul-Nya hanya karena ada kaitannya dengan Yahudi, Nashrani atau kaum kafir dari kalangan musyrikin. Dalam kaidah ushul fiqih diterangkan : Hukum asal “ibadah” adalah terlarang dikerjakan, sampai datang dalil dari Allah dan Rasul-Nya yang memerintahkannya, sedangkan hukum asal “mu’amalah” adalah mubah (boleh) sampai datang dalil dari Allah dan Rasul-Nya yang mengharamkannya.
 
Sumber dari: buletin PERTAMINA_clp

6 responses to this post.

  1. Posted by wanda on Januari 31, 2009 at 12:32 pm

    Note :
    1. Yahudi bukan Israel dan Israel bukan Yahudi
    2. Mengutuk, mencaci-maki, melaknat dan menghina ISRAEL berarti sama saja kita mengarahkannya kepada ISRA’IL
    3. HAMAS, HIZBULLAH, IRAN, SYI’AH dll

    Kayak benar tapi salah,

    Sesunguhnya yang telah melaknat Bani Israel adalah Adalah Alloh Sendiri, kalau Alloh sudah melaknat, kenapa dianggap salah kalau kita mencaci maki mereka atas segala kejahatan mereka, Perhatikan Firman Alloh sbb.

    “Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan” (AlQuran Almaidah 78:81)

    “Sesungguhnya Kami telah mengambil perjanjian dari Bani Israil, dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka, (maka) sebagian dari rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain mereka bunuh. Dan mereka mengira bahwa tidak akan terjadi suatu bencanapun (terhadap mereka dengan membunuh nabi-nabi itu), maka (karena itu) mereka menjadi buta dan pekak, kemudian Allah menerima taubat mereka, kemudian kebanyakan dari mereka buta dan tuli (lagi). Dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan” (Quran Alamaidah 70:71)

    Jadi melaknat Bani Israel adalah sah, bin halal,

    HAMAS tidak sama dengan Syiah dan Hizbullah, kesamaan mereka cuma satu yaitu perang dengan israel, masalah pemahaman tentu saja beda. HAMAS memiliki pemahaman Salaf, berjuang mengusir Israel

    Yang Aneh itu yah para “Ulama” yang diam saja ketika Amerika Serikat mendirikan Pangkalan di Arab Saudi, tidak ada kata Bidah yang keluar kalau nyangkut Amerika bin anak Buah Bani Israel Laknatullah bin teman dekat Arab Saudi.

    Yang Aneh Itu Ulama yang menyatakan Bid’ah kalau melakukan Demontrasi, sedangkan dulu, Arab Saudi didirikan dengan melawan Pemerintah Kehilafahan Turki Utsmani yang sah…sekali lagi melawan Kehilafahan ….tidak ada kata Bid’ah

    Dunia memang Aneh, bannyak “Ulama” islam yang kayaknya berguru ke Snouck Hurgronje

    Balas

    • asslamu’alaikum, sebelum nya afwan, ada beberapa hal dalam artikel ini yang saya kira menimbulkan kekeliruan di dalam memahami siapa, apa dan mengapa, kalau kita menanyakan siapa yang telah membantai saudara kita dipalestina.?? jawaban nya tentu yahudi laknatullah
      kalau kita tanyakan dengan apa mereka membasmai saudara kita,,?? jawaban nya ya dengan peralatan canggih seperti pistol, dll. mengapa dia mendapatkan begitu banyak senjata yang canggih2 dan bagus2. jawaban nya ialah amerika, terus amerika dana nya dari mana ya dari penghasilan negara nya, terus darimana penghasilan itu didapatkan ya dari produk nya terus darimana uang produk itu didapatkan ya dari orang yang membeli produk itulah, terus siapa yang membeli produk nya ya,,,, siaaaaaaaaaaapaaaa yaa?????? apakah KAMU, ANDA, atau DIA, tolong pikirkan,
      nah dari sini terbayangkan betapa bodoh nya kita kita membeli produk nya untuk membelikan senjata bagi orang yahudi untuk menuntaskan rakyat Nya.
      wasalam

      Balas

  2. asslamu’alaikum, sebelum nya afwan, ada beberapa hal dalam artikel ini yang saya kira menimbulkan kekeliruan di dalam memahami siapa, apa dan mengapa, kalau kita menanyakan siapa yang telah membantai saudara kita dipalestina.?? jawaban nya tentu yahudi laknatullah
    kalau kita tanyakan dengan apa mereka membasmai saudara kita,,?? jawaban nya ya dengan peralatan canggih seperti pistol, dll. mengapa dia mendapatkan begitu banyak senjata yang canggih2 dan bagus2. jawaban nya ialah amerika, terus amerika dana nya dari mana ya dari penghasilan negara nya, terus darimana penghasilan itu didapatkan ya dari produk nya terus darimana uang produk itu didapatkan ya dari orang yang membeli produk itulah, terus siapa yang membeli produk nya ya,,,, siaaaaaaaaaaapaaaa yaa?????? apakah KAMU, ANDA, atau DIA, tolong pikirkan,
    nah dari sini terbayangkan betapa bodoh nya kita kita membeli produk nya untuk membelikan senjata bagi orang yahudi untuk menuntaskan rakyat Nya.
    wasalam

    Balas

  3. boikot produk2 amrik gmn pak ustad?/..setujukah pak uztad

    Balas

  4. boleh dijelaskan produk2 apa saja buatan yahudi itu?

    Balas

  5. Posted by Anonim on Agustus 12, 2011 at 2:37 pm

    computer yang dipaki kamu skrg ini buaran Yahudi

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: